Perbedaan mambo dan salsa dalam inti musiknya
Siapa pun yang mendengar irama Amerika Latin untuk pertama kalinya sering kali menyamakan berbagai gaya yang ada. Namun, perbedaan antara Mambo dan Salsa terletak jauh di dalam struktur musiknya. Mambo didasarkan pada suara big band yang sangat terstruktur dan bernuansa jazz, yang menaklukkan New York pada tahun 1940-an dan 1950-an. Sebaliknya, Salsa baru berkembang kemudian sebagai semacam wadah peleburan berbagai ritme yang terdengar lebih kasar, lebih dekat dengan nuansa jalanan, dan kurang bernuansa orkestra. Sementara musik Salsa saat ini sangat beragam dan berkisar dari yang romantis hingga yang sangat perkusi, Mambo klasik selalu setia pada karakternya yang energik dan didominasi alat musik tiup.
Bagi para penari, ini terutama berarti perubahan pola pikir. Dalam Mambo, kamu hampir secara eksklusif menari dengan sistem Salsa On 2, yang memberikan dinamika elegan yang unik pada tarian tersebut. Kamu tidak mulai bergerak pada ketukan pertama musik, melainkan menunggu ketukan kedua. Sebaliknya, Salsa diajarkan di sebagian besar sekolah tari di seluruh dunia pada ketukan satu (On 1), yang sering kali membuat pemula lebih intuitif saat memulainya. Siapa pun yang berani melompat dari klub Salsa yang santai ke Mambo yang presisi, harus belajar untuk menginterpretasikan jeda dalam irama dengan cara yang benar-benar baru.


