Salah satu keuntungan besar dari menari adalah hubungan antara kinerja kognitif dan penerapan motorik. Saat mempelajari koreografi baru atau menggabungkan langkah secara spontan, memori kerja dilatih secara intensif. Kamu harus mengingat urutan langkah, memanggilnya di saat yang tepat, dan menjaga keseimbangan secara bersamaan. Pelatihan memori holistik melalui udansa ini memperkuat plastisitas saraf, yaitu kemampuan otak untuk menyusun kembali dan beradaptasi seumur hidup.
Selain itu, musik membantu menanamkan pola gerakan jauh ke dalam memori jangka panjang. Bahkan ketika pemikiran logis menurun seiring bertambahnya usia, memori emosional dan motorik terhadap musik sering kali bertahan sangat lama. Selain efek memori, koordinasi dapat ditingkatkan di usia tua, yang pada gilirannya secara drastis menurunkan risiko jatuh dalam kehidupan sehari-hari. Siapa pun yang bergerak mengikuti irama tiga perempat atau langkah ayun, melatih orientasi ruang dan kecepatan reaksinya dengan cara yang menyenangkan.