Aspek aktivitas fisik di usia lanjut yang sering diremehkan namun sangat penting adalah pencegahan jatuh. Latihan keseimbangan untuk lansia yang terarah di lantai dansa melatih propriosepsi, yaitu persepsi bawah sadar tubuh sendiri di dalam ruang. Melalui perpindahan berat badan yang konstan, berjalan mundur, dan perubahan arah yang lembut, otak belajar untuk bereaksi secepat kilat terhadap kehilangan keseimbangan. Peningkatan kemampuan reaksi ini adalah pencegahan jatuh terbaik di usia lanjut.
Saat berdansa, interaksi antara sistem visual, organ keseimbangan di telinga bagian dalam, dan reseptor otot dilatih secara intensif. Siapa pun yang rutin berdansa akan berdiri lebih stabil dalam kehidupan sehari-hari, mampu mengompensasi permukaan lantai yang tidak rata dengan lebih baik, dan tidak mudah kehilangan pijakan bahkan saat teralihkan secara tiba-tiba. Dengan demikian, lantai dansa menjadi tempat latihan yang aman untuk kehidupan yang mandiri dan aktif.