Instruksi sesuai usia membuat tugas lebih mudah dipahami
Dalam kelas tari untuk anak sekolah dasar di Stuttgart, keterangan „mulai usia enam tahun“ pertama-tama menunjukkan batas usia, bukan kemampuan yang sama untuk semua anak. Seorang anak bisa cepat menirukan gerakan, tetapi tetap kesulitan mengingat penjelasan yang panjang. Anak lain bisa menyimak dengan saksama, tetapi perlu beberapa kali mencoba untuk berpindah tumpuan dan arah. Pengajaran yang sesuai usia memecah tugas agar anak-anak bisa memahaminya dengan mencoba sendiri.
Misalnya, saat mengajarkan rangkaian gerakan ke samping, instruktur terlebih dahulu menunjukkan gerakan kaki. Anak-anak mengikuti, berhenti sejenak, lalu mencoba gerakan itu lagi. Gerakan lengan atau perubahan arah ditambahkan setelah bagian pertama terasa familier. Gambaran verbal singkat seperti „mendarat dengan lembut“ akan membantu jika disertai gerakan yang bisa dilihat. Sebaliknya, terus-menerus memberi contoh tanpa memberi kesempatan untuk mencoba sendiri hanya sedikit menunjukkan apa yang sudah dipahami seorang anak.
Terbuka terhadap berbagai gaya bukan berarti tanpa rencana. Unsur-unsur yang berulang, seperti memulai bersama, bergerak di dalam ruangan, dan rangkaian penutup singkat, memberi struktur pada kelas. Ringkasan kelas tari untuk anak-anak dan remaja di Stuttgart menempatkan pengenalan ini dalam pilihan kegiatan untuk berbagai tahap perkembangan. Yang penting pada tahap ini adalah seberapa mudah anak sekolah dasar kamu memahami instruksi, bukan seberapa menantang nama kelasnya terdengar.








