Lompat ke konten utama
Perubahan level5 menit

Heels Dance Squat: Turun rendah tanpa memutar lutut

Oleh Bernhard De LucaDiperbarui

Singkatnya
  • Saat melakukan Heels Dance Squat, tekuk lutut dan pinggul secara bersamaan, sambil menjaga kedua sepatu tetap menapak di lantai.
  • Saat menurunkan tubuh, arahkan lutut mengikuti arah ujung kaki tanpa memutar kaki yang menapak.
  • Hentikan gerakan turun sebelum kontak sepatu dengan lantai, posisi lutut, atau kendalimu saat berdiri kembali terganggu.
  • Untuk berdiri, luruskan pinggul dan lutut secara merata. Hentikan latihan jika terasa sakit.

Dalam sebuah koreografi, perubahan level yang singkat saja sering kali sudah memberi efek yang jelas. Jika kamu turun lebih rendah daripada yang bisa kamu kendalikan, aksen musik yang seharusnya terasa tegas bisa berubah menjadi gerakan terburu-buru untuk kembali berdiri, dengan tumit yang goyah.

Ini yang kamu perlukan untuk latihan

  • Sepatu hak tinggi yang sudah biasa dipakai dan pas nyaman, dengan hak sedang
  • Area latihan yang kosong dan rata, dengan pijakan sepatu yang aman
  • Kaki, telapak kaki, dan pergelangan kaki yang sudah dipanaskan
  • Bisa menekuk dan meluruskan kaki tanpa rasa sakit tanpa memakai sepatu hak tinggi
  • Cermin atau rekaman yang memperlihatkan kaki dengan jelas

Kedalaman yang bisa kamu kendalikan menentukan squat

Squat dalam Heels Dance di sini adalah gerakan menekuk kedua lutut dengan sepatu hak tinggi. Tangan dan lutut tidak menyentuh lantai. Posisi tumit yang lebih tinggi mengubah posisi awalmu: sepatu sudah menopang tumit lebih tinggi sebelum kamu bergerak. Karena itu, squat dengan sepatu datar tidak bisa dilakukan dengan cara yang sama persis.

Saat menurunkan tubuh, pinggul dan lutut bekerja bersama. Panggulmu boleh sedikit bergerak ke belakang, dan tubuh bagian atas boleh sedikit condong ke depan. Memaksakan dada tetap tegak bisa membuatmu kehilangan keseimbangan. Kamu juga tidak harus menjaga lutut tetap di belakang ujung jari kaki. Yang penting, arah lutut kira-kira mengikuti arah kaki dan kamu bisa membalikkan gerakan tanpa kehilangan keseimbangan.

Kedalaman bukan ukuran kualitas. Proporsi tubuh, kelenturan, dan tinggi hak memengaruhi seberapa jauh kamu bisa turun dengan terkontrol. Jika kamu belum bisa berdiri dengan stabil sejak posisi awal, latihan keseimbangan untuk Heels Dance adalah awal yang lebih cocok. Untuk latihan ini, awalnya posisikan lengan dengan sederhana di depan tubuh. Prinsip melatih lengan dan kaki secara terpisah terlebih dahulu mencegah gerakan lengan menutupi gerakan kakimu.

Ujung hak memperpanjang tumitmu, tetapi tidak menggantikan kendali atas gerakan.
Ujung hak memperpanjang tumitmu, tetapi tidak menggantikan kendali atas gerakan.

Berlatih mengubah level dalam tujuh langkah

  1. Ambil posisi awal

    Letakkan kaki sedikit lebih lebar dari pinggul, dengan posisi sedikit mengarah ke luar yang nyaman. Bagi berat badan pada kedua kaki, bagian depan telapak kaki dan tumit menapak di lantai. Jangan memaksakan sudut bukaan yang lebar.

  2. Menyiapkan Sumbu Lutut

    Tekuk lutut sedikit saja dan arahkan kira-kira sejajar dengan jari kaki kedua hingga ketiga. Pertahankan posisi kaki. Jika sulit menjaga arah ini, atur ulang posisi kaki saat menggesernya tanpa menumpu beban, alih-alih mendorong lutut ke luar.

  3. Turun perlahan ke posisi yang sedikit lebih rendah

    Tekuk pinggul dan lutut secara bersamaan selama empat hitungan yang tenang. Biarkan panggul sedikit bergerak ke belakang dan condongkan tubuh bagian atas secukupnya. Mulailah dengan gerakan kecil: Kedua tumit tetap menapak, dan lutut tidak bergerak jelas ke arah dalam.

  4. Tentukan titik balikmu sendiri

    Berhentilah sejenak pada ketinggian yang memungkinkanmu kembali berdiri tanpa momentum. Jika sepatu bergoyang, lutut berputar, atau bagian depan kaki kehilangan kontak, berarti gerakannya terlalu jauh. Pada percobaan berikutnya, pilih titik balik yang lebih awal.

  5. Kembali tegak dengan seimbang

    Tekan lantai melalui bagian yang menyentuh lantai dari kedua sepatu, lalu luruskan pinggul dan lutut secara bersamaan selama empat hitungan. Panggul naik bersama tubuh bagian atas, bukan bergerak lebih dulu ke belakang dan ke atas. Akhiri gerakan tanpa meluruskan lutut dengan keras.

  6. Ulangi kedalaman yang tepat

    Ulangi squat kecil tiga kali dengan jeda singkat dalam posisi berdiri. Pengulangan ini merupakan bagian dari latihan, bukan target beban. Percobaan terakhir harus menunjukkan arah lutut dan tumpuan sepatu yang sama seperti percobaan pertama; jika tidak, akhiri rangkaian lebih awal.

  7. Menyelaraskan pergantian dengan musik

    Pilih denyut yang lambat dan terdengar jelas, lalu pertahankan empat hitungan turun dan empat hitungan naik untuk sementara. Jika kamu melewatkan satu hitungan, kecilkan gerakannya. Jangan tambahkan putaran, langkah, atau sentuhan tangan ke lantai dulu.

Koreksi untuk percobaan berikutnya

Seperti ini

  • Ubah posisi kaki saat berdiri dengan menggesernya
  • Kurangi kedalaman gerakan jika lutut mengarah ke dalam
  • Miringkan tubuh bagian atas mengikuti tekukan pinggul
  • Pendekkan lintasan gerakan untuk aksen yang lebih cepat

Jangan lakukan seperti ini

  • Memutar kaki yang sedang menahan beban saat melakukan squat
  • Terus memberi tekanan ke bawah pada lutut meski lutut mulai menekuk ke dalam
  • Memaksakan dada tetap tegak dengan punggung terlalu melengkung
  • Memaksakan kedalaman yang sama dengan terburu-buru saat musik lebih cepat

Tandai sesi latihanmu sebagai selesai

Sebelum percobaan pertama

Mulai

Setelah rangkaian singkat

Kendali

Sebagai penutup

Penutup

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  1. Kamu tidak harus mencapai kedalaman tertentu, squat kecil pun sudah merupakan perubahan level. Posisi di bawah tinggi lutut bukan target bagi pemula. Pilih gerakan yang bisa kamu kendalikan saat turun dan naik secara perlahan. Jika kamu hanya bisa bangkit dari posisi bawah dengan momentum, kurangi kedalamannya.

Berlatih perpindahan level bersama

Di udansa connect, kamu bisa menemukan teman untuk latihan Heels bersama. Atur sesi latihan teknik yang santai, lalu saling amati dari arah depan saat menurunkan badan.

Berlatih perpindahan level bersama