Lompat ke konten utama
Menari bersama6 menit

Begini cara menemukan grup Line Dance yang cocok untukmu

Oleh Bernhard De LucaDiperbarui

Singkatnya
  • Kamu bisa menemukan kelompok Line Dance yang rutin berlatih melalui udansa, sekolah tari, klub, dan kenalan di daerahmu.
  • Kelompok yang cocok menari dengan koreografi yang sudah dikenal dan menyediakan waktu penjelasan yang terjadwal untuk tarian yang belum kamu kuasai.
  • Sebelum ikut bergabung, kamu perlu mendapatkan informasi yang jelas tentang repertoar tetap, penerimaan anggota baru, dan waktu penjelasan.
  • Pertemuan perkenalan yang disepakati akan menunjukkan apakah kamu benar-benar bisa merasa cocok saat menari bersama.

Di kelompok yang sudah akrab, sering kali cukup menyebut satu nama tarian dan semua orang tahu apa yang akan dilakukan. Sebagai anggota baru, kamu belum punya pengalaman bersama itu. Karena itulah, kamu butuh langkah awal yang mudah diikuti, bukan daftar panjang tarian yang belum kamu kenal.

Yang kamu perlukan untuk mencari grup

  • Daftar koreografi yang sudah pernah kamu bawakan
  • Hari-hari dalam seminggu saat kamu biasanya tersedia
  • Radius perjalanan yang realistis
  • Deskripsi singkat tentang pengalaman menarimu
  • Pakaian nyaman dan sepatu tanpa hak untuk pertemuan perkenalan

Nama tarian yang sama belum berarti repertoar yang sama

Repertoar inti adalah kumpulan koreografi yang rutin diulang oleh sebuah kelompok. Ada tarian yang muncul hampir setiap minggu, ada juga yang hanya sesekali. Untuk bisa menyatu dengan kelompok, yang paling penting adalah rangkaian tarian yang sering ditarikan: rangkaian ini memberimu beberapa kesempatan untuk memperkuat gerakan yang sudah dikenal dan mengenal anggota lain sambil menari bersama.

Judul lagu saja tidak cukup untuk mengidentifikasi sebuah koreografi dengan pasti. Lagu yang sama bisa memiliki tarian yang berbeda, dan koreografi yang sama terkadang bisa ditarikan dengan musik lain. Karena itu, catat nama tarian dan, jika diketahui, nama orang yang membuat koreografinya. Informasi tentang hitungan dan arah tarian juga membantu mengenalinya. Nama yang mirip tidak otomatis berarti urutan langkah yang sama.

Ingat-ingat juga secara spesifik: bisakah kamu memulai rangkaiannya tanpa melihat orang lain, atau baru mengenalinya saat ikut menari? Dengan catatan tari singkat untuk kelas berikutnya, kamu bisa mencatat perbedaan ini. Jadi, daftar yang berguna tidak hanya berisi nama, tetapi juga tingkat penguasaanmu saat ini. Dengan begitu, terlihat tarian kelompok mana yang sudah bisa kamu ikuti dan mana yang memerlukan pengantar terlebih dahulu. Kamu tidak harus menguasai seluruh repertoar, tetapi kebutuhan belajarmu sebaiknya sesuai dengan waktu yang benar-benar disediakan kelompok untuk itu.

Nama tarian yang sudah dicatat tetap bisa kamu temukan, bahkan jika nanti yang kamu ingat hanya melodinya.
Nama tarian yang sudah dicatat tetap bisa kamu temukan, bahkan jika nanti yang kamu ingat hanya melodinya.

Tujuh langkah menuju sesi rutin

  1. Tentukan kriteria pencarianmu

    Tentukan hari apa saja kamu punya waktu secara rutin dan seberapa jauh kamu sanggup bepergian secara konsisten. Pertimbangkan juga perjalanan pulang setelah menari. Area yang mudah dijangkau dengan jadwal tetap lebih bermanfaat untuk memperluas pergaulanmu daripada tempat pertemuan menarik yang jarang kamu kunjungi.

  2. Mendata kelompok rutin

    Temukan kontak dan penawaran Line Dance di sekitarmu di udansa. Tambahkan informasi dari sekolah tari, perkumpulan, dan kenalan dari komunitas tari setempat. Catat hanya kelompok yang berkumpul secara rutin, bukan lokakarya atau acara tari yang hanya diadakan sekali. Catat tempat bertemu dan jadwal biasanya.

  3. Kirim permintaan kontak yang spesifik

    Kirim satu pesan yang merangkum semuanya kepada pengurus kelompok: „Saya mengenal tarian-tarian ini: … Apakah kalian menerima anggota baru, tarian apa saja yang termasuk dalam repertoar rutin kalian, dan kapan kalian mengajarkan rangkaian gerakan yang belum saya ketahui?“ Cantumkan juga waktu-waktu luangmu. Sekalian tanyakan persyaratan untuk bergabung, termasuk kemungkinan biaya dan jadwal pertemuan perkenalan.

  4. Mencocokkan daftar repertoar

    Berdasarkan jawabannya, tandai koreografi sebagai sudah dikenal, perlu penyegaran, atau belum dikenal. Cocokkan nama-nama yang mirip berdasarkan keterangan koreografi yang disebutkan. Yang penting adalah tarian yang rutin diulang, bukan panjang keseluruhan daftarnya. Sekarang kamu bisa melihat seberapa banyak kalian sudah bisa menari bersama.

  5. Rencanakan kebutuhan belajar dengan tepat

    Bandingkan koreografi rutin yang belum kamu kenal dengan waktu penjelasan yang ditawarkan. Sesi pengulangan terjadwal atau pendamping yang ditunjuk bisa menjadi awal yang jelas. Jika hanya ada instruksi sesekali saat musik diputar, jangan anggap itu sebagai penjelasan lengkap. Pilih kelompok dengan materi yang jumlahnya bisa kamu pelajari.

  6. Ikuti sesi perkenalan

    Bawa daftar tarianmu ke sesi yang telah disepakati, lalu ikuti terlebih dahulu rangkaian gerakan yang sudah kamu kenal. Jika ada koreografi yang belum kamu kuasai, perhatikan apakah penjelasan yang dijanjikan membantumu memahami langkah awalnya. Yang penting, setelah mendapat bantuan, kamu bisa melanjutkan sendiri, bukan terus-menerus hanya berusaha mengejar yang lain.

  7. Tetapkan langkah awal rutinemu

    Setelah berkenalan, tentukan jadwal rutin pertamamu berdasarkan kesepakatan yang sudah dibuat. Catat dulu beberapa koreografi dasar yang masih belum kamu kuasai di catatan latihanmu. Tandai koreografi mana yang akan dibahas pada sesi penjelasan berikutnya. Dengan begitu, kelanjutanmu menjadi konkret, bukan sekadar janji yang belum pasti.

Begini cara mengubah kontak menjadi langkah awal yang bermanfaat

Begini caranya

  • Sebutkan koreografi yang benar-benar kamu kuasai
  • Manfaatkan waktu penjelasan yang telah disepakati untuk tarian yang belum kamu kuasai
  • Ikuti sesi grup reguler saat berkenalan
  • Catat tarian yang belum kamu kuasai sebagai daftar belajar yang terbatas

Jangan begini

  • Hanya menyebut “Saya sudah menari cukup lama” sebagai pengetahuan awal
  • Merencanakan instruksi berupa teriakan selama lagu berlangsung
  • Menyimpulkan suasana pertemuan grup dari pertunjukan festival
  • Ingin mempelajari seluruh arsip grup sekaligus

Checklist-mu sampai pertemuan kedua

Sebelum Berkenalan

Persiapan

Setelah saling mengenal

Gambaran

Sebelum pertemuan kedua

Kelanjutan

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  1. Untuk Line Dance biasa, kamu tidak memerlukan pasangan tetap. Kamu menari dengan koreografimu sendiri di tempatmu dalam barisan. Karena itu, kamu juga bisa bergabung dengan kelompok sendirian. Beberapa sesi juga mencakup tarian berpasangan, tetapi itu bukan bagian wajib dari Line Dance.

Temukan kelompok tari rutinmu

Di udansa, kamu bisa menemukan orang-orang yang menari Line Dance di sekitarmu. Dengan daftar repertoar yang spesifik, kamu bisa menjelaskan awal perjalananmu dan berkenalan dengan orang-orang yang rutin berlatih tarian yang sama denganmu.

Temukan kelompok tari rutinmu