Panas mengubah beban dari urutan langkah yang sama
Saat menari, ototmu menghasilkan panas. Di luar ruangan, tubuhmu juga harus menyesuaikan diri dengan lingkungan: lebih banyak darah dialirkan ke kulit dan panas dilepaskan, antara lain melalui penguapan keringat. Akibatnya, urutan gerakan yang sudah akrab bisa terasa jauh lebih melelahkan daripada di ruangan yang sejuk. Banyak berkeringat tidak otomatis berarti tubuhmu cukup dingin. Jika keringat menetes, bukannya menguap, efek pendinginannya terbatas.
Selain suhu udara, ada tiga faktor panas yang perlu diperhatikan: sinar matahari langsung, kelembapan udara, dan pergerakan udara. Di udara yang lembap dan tidak bergerak, keringat lebih sulit menguap; di padang rumput yang terkena matahari, panas radiasi juga ikut terasa. Karena itu, durasi menari yang biasa kamu lakukan tidak bisa begitu saja diterapkan pada setiap siang yang terik. Bahkan lagu yang lambat pun bisa terasa berat jika kamu menempuh jarak yang jauh atau terus menari dengan posisi rendah. Di sini terlihat jelas mengapa tempo musik tidak sama dengan tingkat kesulitan.
Untuk siang ini, kurangi dulu upaya gerak: ambil langkah lebih kecil, kurangi putaran, hindari rangkaian lompatan, dan persingkat durasinya. Variasi yang sudah akrab seperti Sailor Step tanpa putaran mengurangi perubahan arah tambahan tanpa perlu mempelajari urutan baru. Meski begitu, ini bukan perlindungan dari panas. Yang terpenting, menjauhlah dari matahari di sela-sela putaran dan berhentilah segera saat muncul keluhan. Musik boleh terus diputar meskipun kamu sudah duduk.




