Mengapa pinggul ala Kuba harus istirahat di Jive
Siapa pun yang terbiasa dengan Rumba atau Cha-Cha-Cha pasti sudah terbiasa dengan gerakan pinggul klasik ala Kuba. Dalam teknik ini, gerakan pinggul terutama dihasilkan melalui tekukan dan pelurusan lutut yang sadar dan bergantian. Namun, dalam Jive, tubuh bekerja dengan cara yang sama sekali berbeda. Kecepatan musik yang sangat tinggi membuat pinggul tidak mungkin diayunkan jauh ke samping melalui sendi lutut. Sebaliknya, teknik gerakan pinggul Jive didasarkan pada pantulan vertikal yang datang langsung dari pergelangan kaki dan panggul. Pinggul tidak bergerak lembut ke samping, melainkan bereaksi secara elastis terhadap tekanan ke lantai.
Perbedaan mendasar dalam mekanika tubuh inilah yang membuat Jive memiliki karakter yang lincah dan melompat, tanpa penari harus benar-benar melompat dari lantai sepanjang waktu. Siapa pun yang mencoba menerapkan gerakan pinggul ala Kuba pada ketukan Jive yang cepat pasti akan kehilangan ritme dan keseimbangan. Untuk menghindarinya, ada baiknya melihat dasar-dasar fisik tarian ini, di mana energi tidak mengalir ke samping, melainkan disalurkan ke atas dan ke bawah seperti pegas spiral.






